Tampilkan postingan dengan label bisnis tambak udang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis tambak udang. Tampilkan semua postingan

27/11/17

Rincian Biaya Modal Usaha Tambak Udang dan Keuntungannya

Indonesia dikaruniai kekayaan alam sangat besar. Seperti kaya akan berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang ada di laut. Adapun perairan laut di Indonesia lebih luas dari daratan. Hal ini memberikan peluang bisnis dalam bidang perikanan yang sangat menjanjikan di tanah air. Salah satunya bisnis budidaya tambak udang yang saat ini sedang populer dan booming. Udang yang kemudian diolah menjadi berbagai makanan yang enak dan lezat yang kemudian disebut sea food.

Analisa Usaha Tambak Udang
Jika mendengar nama udang apa yang anda pikirkan? Mungkin sebagian orang adalah makanan enak yang gurih dan mengandung banyak protein hewani, kalsium dan vitamin. Sebagai makanan kesukaan banyak orang membuat menu olahan udang menjadi andalan di berbagai rumah makan, restoran, warteg, warung nasi sederhana, dll.  Berikut ini berbagai menu kuliner dari olahan udang antara lain peyek udang, udang lobster goreng sambal pedas, rendang udang, bakwan udang, dan lain sebagainya.

Usaha budidaya udang termasuk usaha ternak yang paling menguntungkan dalam waktu singkat. Disebabkan masa panen udang cukup singkat. Untuk menemukan udang sangat mudah di tanah air. Sobat bisa mendapatkan udang hidup di pantai, sungai, perairan besar, laut, danau dll. Ada dua jenis udang yang terdapat di Indonesia yaitu udang air asin dan udang air tawar.
usaha tambak udang, bisnis tambak udang, tambak udang, udang, peluang usaah tambak udang, modal tambak udang

Apabila anda sedang mencari penghasilan utama maupun tambahan yang sangat menjanjikan maka bisnis tambak udang bisa menjadi pilihan yang layak dijalankan. Karena harga udang perkilogram mahal sekali di pasaran ketimbang harga hewa air lainnya seperti ikan mas, mujaer, nila dan lain-lain. Hal ini tak terlepas dari proses budidaya udang yang tidak gampang, biaya modal membeli peralatan bisnis tambak udang yang cukup mahal dan memerlukan perhatian super khusus.

Berikut ini sejumlah jenis udang yang bisa sobat budidayakan dengan jaminan untung besar, antara lain : Udang galah, udang vaname dan udang windu. Jenis udang tersebut sudah biasa dibudidayakan oleh para petambak udang di berbagai daerah di Indonesia. Sebab harga jualnya yang sangat tinggi.

Rincian Biaya Modal Usaha Tambak Udang dan Keuntungannya
Salah satu aspek paling penting dalam memulai bisnis tambak udang secara tradisional dan modern adalah mempunyai modal usaha yang mencukupi terutama dalam penyediaan peralatan tambak udang. Berikut ini rincian biaya modal usaha tambak udang dan keuntungannya bagi pemula, antara lain:

1. Kolam tambak
Untuk memulai bisnis budidaya tambak udang, anda hendaknya mempunyai tambak untuk budidaya udang. Modal ini sangat penting dan utama dalam bisnis ini yang memerlukan modal keuangan sangat besar untuk memilikinya. Untuk pembuatan tambak udang seluas satu hektare membutuhkan dana sebesar Rp 30 juta.

2. Generator listrik atau diesel
Peralatan ini diperlukan untuk memutarkan kincir yang dibutuhkan bagi 1 tambak udang. Banyaknya generator listrik tergantung kebutuhan. Biaya untuk membeli satu unit generator listrik sekitar Rp 5 juta.

3. Pelet atau pakan udang
Anda bisa membeli pakan udang atau pelet di toko pakan hewan dan ikan terdekat. Harga pakan udang saat ini perkilogram sebesar Rp 14 ribu.

4. Perlengkapan usaha pendukung. Meliputi sero, jala, jaring, waring, bak, ember, dan lain sebagainya.

5. Biaya listrik untuk menghidupkan generator atau kincir angin

6. Biaya obat obatan dan vitamin bagi udang
Perkiraan biaya modal membuka usaha tambak udang secara intensif atau modern sekitar Rp 100 juta lebih.

Keuntungan Usaha Tambak Udang
Banyak petambak udang yang menghasilkan untung besar dari budidaya udang. Peluang usaha ini sangat menguntungkan dengan pangsa pasar masih sangat luas baik pasar untuk dalam negeri maupun luar negeri. Namun bisnis tambak udang bukan tanpa resiko rugi. Tapi resiko kegagalan sangat kecil. Sedangkan tingkat keberhasilan bisnis tambak udang sangat besar. Seperti yang dialami banyak petambak udang di tanah air yang mampu menghasilkan omset bersih hingga Rp 70 juta sekali panen.

Anda yang masih awam dalam budidaya udang atau masih pemula harus menyadari bahwa bisnis tambak udang tidaklah gampang. Dibutuhkan keterampilan, kerja keras dan ketelitian yang tinggi serta jiwa pantang menyerah. Keuntungan besar bisnis tambak udang membuat banyak petambak memilih budidaya udang.

Tata Cara Usaha Tambak Udang
Untuk lebih jelas, berikut ini hal-hal yang harus dipersiapkan dalam bisnis tambak udang dari awal hingga berdiri, antara lain:

1. Mempersiapkan tambak udang
Tambak udang adalah kolam tempat budidaya udang. Pastikan kondisi kolam tambak dalam keadaan baik. Seperti plastik tambak senantiasa terpasang dengan baik dan tidak bocor, dasar tambak selalu dalam kondisi bersih, mengangkat lumpur, selalu memastikan bagian tepi tambak bebas dari siput, telor siput dan kerang.

Namun jika anda ingin bisnis tambak udang dengan modal kecil maka anda bisa menggunakan kolam terpal plastik. Sama seperti usaha budidaya lele di kolam terpal. Tapi cara ini berlaku efektif untuk skala usaha kecil kecilan. Apabila sobat ingin budidaya udang skala besar sistem kolam terpal tidak cocok. Sebab kolam tambak menjadi rapuh sekali.

2. Persiapan bibit udang
Untuk mendapatkan pasokan benur atau benih udang dalam jumlah banyak maka anda bisa membelinya dari petambak udang yang khusus budidaya bibit udang di daerah sekitar anda. Sobat bisa mencari informasi dari petambak udang atau mencarinya langsung di internet. Ada berbagai bibit udang dengan berbeda ukuran yang bisa sobat beli. Semakin besar ukuran bibit udang maka semakin mahal harga yang diberikan.Proses penebaran bibit udang dapat dilaksanakan secara serempak. Biasanya satu kolam atau tambak bisa ditebar 5000 hingga 10 ribu ekor bibit udang.

3. Pemeliharaan udang
Untuk memelihara udang dengan baik, sobat harus mempersiapkan vitamin dan obat obatan bagi udang. Selain itu, pastikan kandungan oksigen dalam tambak udang terpenuhi secara baik. Jika udang yang ditebar pada kolam tambak jumlahnya sangat banyak maka kandungan oksigen di dalam air sangat menipis. Oleh karenanya, apabila udang sudah berumur dua bulan ke atas maka proses penginciran harus dilakukan setiap waktu untuk memastikan kandungan oksigen terjaga dalam tambak.

Hal penting lain yang perlu diperhatikan dalam bisnis tambak udang supaya sukses adalah memastikan tambak udang berada di tempat yang jauh dari kebisingan. Sebab udang tidak bisa hidup dengan baik di tempat bising. Selain itu, pastikan tambak udang terbebas dari pencemaran air yang bisa mengakibatkan kematian udang dalam jumlah banyak.

4. Pemberian pakan udang
Untuk menghasilkan udang yang berkualitas baik dan besar maka anda harus memberikan pakan udang secara teratur. Dalam satu hari, udang diberi makan sebanyak tiga sampai empat kali. Tepatnya pagi, siang, sore dan malam. Udang baru bisa dipanen memakan waktu cukup lama hingga berbulan bulan. Ketika udang semakin besar maka jumlah pasokan pakan juga ikut besar. Hal ini berdampak pada pengeluaran biaya pakan jadi ikut besar.

Pemberian pakan pada udang harus pas. Dalam arti tidak terlalu banyak dan tidak pula terlalu sedikit. Sebab apabila pakan terlalu sedikit maka udang akan tumbuh kecil atau kuntet. Sedangkan jika terlalu banyak pakan bisa menyebabkan penyakit pada udang-udang dalam tambak tersebut.

5. Tahap panen
Pada tahap panen merupakan proses yang dinantikan oleh para petambak udang. Jangan sampai gagal panen. Salah satu caranya selalu mengontrol udang yang siap panen tersebut dalam kondisi baik. Jika ada satu udang yang mati terserang penyakit maka harus waspada. Dan ia bisa langsung panen untuk mencegah kerugian lebih besar. Masa panen udang sekitar empat sampai lima bulan dari proses penebaran benih. Semakin berat dan semakin besar udang maka harga perkilogram semakin mahal.

Setelah dipanen, kemudian udang disortir berdasarkan ukuran dan kualitasnya masing masing. Untuk masalah pemasaran udang, sobat tidak perlu khawatir. Karena biasanya ada pengepul yang langsung membeli udang dalam jumlah banyak dari para petambak udang di desa ataupun di kota.

6. Penanganan penyakit
Masalah penanganan penyakit pada udang sangat penting. Karena ini menyangkut sukses tidaknya usaha tambak udang di masa mendatang. Untuk bisa sukses dalam usaha tambak udang, sobat harus mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam menangani dan mengobati berbagai penyakit yang menyerang udang.

Berikut ini kumpulan jenis jenis penyakit yang bisa menyerang udang, antara lain:
▪ Udang mencret dengan tanda kotoran putih seperti pasta gigi yang lunak. Hal ini disebabkan air dalam tambak udang yang kotor berlumpur. Cara mengatasinya dengan cara membersihkan dasar tambak hingga bersih.

▪ Insang merah
Insang merah merupakan jenis penyakit membahayakan bagi udang. Udang yang menderita penyakit ini akan mati secara perlahan lahan. Penyakit ini ditandai dengan warna merah pucat di kepala udang bagian bawah. Dan disebabkan oleh tingkat keasaman tambak udang cukup tinggi.

▪ Bintik putih
Inilah jenis penyakit pada udang yang meresahkan para petambak udang. Sebab penyakit ini menular dalam waktu cepat. Yang bisa mengakibatkan kematian udang dalam jumlah besar. Hingga kini belum ada obat yang bisa menyembuhkan udang dari penyakit bintik putih. Oleh karenanya, jika udang mengalami gejala terkena penyakit ini maka tambak udang harus segera dipanen sedini mungkin untuk mencegah kerugian.

Dari uraian di atas jelas dapat ditarik kesimpulan bahwa bisnis tambak udang membutuhkan modal sangat besar. Namun keuntungannya juga besar hingga ratusan juta rupiah sekali panen. Bagi anda pemula yang ingin bisnis tambak udang secara kecil kecilan maka anda bisa membuat tambak udang dari terpal plastik yang praktis dan murah. Selanjutnya kunci sukses usaha budidaya udang adalah kerja keras, ulet, rajin, telaten dan pantang menyerah.

25/11/17

10 Cara Membuka Bisnis Tambak Udang yang Berhasil Modal Kecil

Pernahkan Anda terfikir untuk mengembangkan usaha tambak udang yang akhir-akhir ini juga banyak dikelola? Ya, bisnis tambak udang memiliki prospek yang cukup besar. Udang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Digemari banyak orang dan memiliki citara rasa yang lezat dan khas. Permintaan pasokan udang tidak saja datang dari kalangan rumah tangga, tapi juga usaha kecil menengah, seperti rumah makan, restoran, hingga warung-warung kaki lima. Bahkan, pada skala besar bisnis udang juga dijadikan komoditi ekspor ke beberapa negara. Menarik bukan?

Karena itu, tidak heran karena tingginya permintaan udang di pasar, bisnis tambak udang pun banyak dikembangkan mulai dari pengusaha kecil menengah hingga pengusaha besar.
usaha tambak udang, bisnis tambak udang, tambak udang, udang, cara usaha tambak udang, modal tambak udang

Penjelasan Analisis Usaha Tambak Udang
Permintaan masyarakat Indonesia terhadap pasokan udang sangat tinggi. Seiring meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap udang dari tahun ke tahun. Disebabkan banyak manfaat dari seseorang mengkonsumsi udang. Seperti untuk meningkatkan kecerdasan otak, kekebalan tubuh, mencegah kebotakan dan mencegah penyakit kanker. Hal ini membuat bisnis tambak udang menjanjikan sekali untuk dijalankan sekarang ini.

Anda dapat dengan mudah mendengar beberapa cerita usaha tambak udang yang sukses dengan omset hingga miliaran rupiah. Hal ini membuktikan bisnis tambak udang di Indonesia memiliki prospek cerah. Pangsa pasar bukan hanya di dalam negeri tapi juga hingga ke luar negeri dengan harga jual sangat tinggi.

Apabila sobat mau memulai bisnis tambak udang maka sobat perlu menguasai pedoman dan panduan cara usaha tambak udang air tawar yang baik dan benar. Sebagai bisnis yang membutuhkan modal besar, dalam membuka bisnis tambak udang dari nol harus direncanakan secara matang. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian. Namun anda bisa memulai bisnis tambak udang yang berhasil secara tradisional dengan modal kecil. 

10 Cara Membuka Bisnis Tambak Udang yang Berhasil Modal Kecil
Berikut ini 10 cara membuka bisnis tambak udang yang berhasil modal kecil dengan hasil melimpah, antara lain:

1. Memilih budidaya jenis udang yang mempunyai nilai jual tinggi
Ada banyak jenis udang di tanah air yang bisa dibudidayakan. Namun jika anda ingin membuka bisnis tambak udang yang menguntungkan maka anda harus memilih jenis udang yang populer dengan nilai jual mahal untuk diternakkan.

Berikut ini kumpulan jenis udang yang trend, populer dan mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi di pasaran yang cocok dijadikan bisnis, antara lain:

▪ Vannamei
Udang vannamei dapat dibudidayakan menggunakan sistem tambak tradisional. Dari namanya sudah jelas, udang vannamei berasal dari luar negeri. Kemudian di tanah air diternakkan secara skala besar hingga kecil-kecilan. Hal ini tak terlepas dari permintaan terhadap udang vannamei sangat tinggi.       

Adapun yang menjadi kelebihan dari tambak udang vannamei selain pangsa pasar yang luas adalah mempunyai daya tahan tubuh yang sangat kuat terhadap berbagai serangan penyakit dan lebih gampang mendapatkan pakannya. Selain itu, pertumbuhan udang vannamei sangat cepat. Sehingga lebih cepat panen. Dalam waktu kurang dari 110 hari, udang vannamei sudah bisa dipanen.

▪ Windu
Inilah jenis udang yang biasa dipanggil tiger shrimp. Usaha ternak udang windu dapat dijalankan di tambak secara intensif dan ekstensif. Di Indonesia banyak orang yang menyukai udang windu untuk diolah menjadi menu makanan yang enak dan lezat. Disebabkan udang windu memiliki kulit tebal dengan rasa manis gurih, bercita rasa yang khas, dan berbadan besar. Adapun corak tubuhnya ada garis kecoklatan dengan warna tubuh hijau atau merah.

▪ Galah
Terakhir, jenis udang yang sedang populer dan memiliki jual sangat tinggi adalah udang galah yang sering disebut fresh water shrimp. Udang air tawar ini mempunyai tubuh yang gemuk, besar dengan aneka ragam warna. Seperti udang galah dengan warna hijau kebiruan, kuning kecoklatan, hingga hijau kecoklatan.  

Itulah jenis-jenis udang yang sedang populer, laris manis dengan nilai jual cukup tinggi. Sebenarnya masih ada jenis udang lainnya yang layak dibudidayakan untuk kepentingan bisnis. Seperti udang kipas, udang jerbung, udang dogol, udang kucing, dll.

2. Lokasi tambak udang yang tepat
Adapun lokasi yang tepat bagi bisnis tambak udang adalah di daerah pantai. Karena daerah pantai memiliki tanah dengan tekstur berpasir dan liat. Sehingga gampang dipadatkan yang dapat menahan air. Sementara itu, air yang bagus untuk bisnis tambak udang adalah jenis ar payau dengan suhu sekitar 26 celcius ke atas. Sediakan pula saluran air di kolam tambak udang untuk keluar masuk air. Hal ini dilakukan untuk memudahkan dalam awal proses beternak udang hingga waktu panen.

3. Konsep bisnis tambak udang
Ada tiga cara atau konsep bagi anda yang ingin membuka bisnis tambak udang, yaitu:

▪ Tambak Udang Tradisional
Sebuah sistem tambak udang yang dijalankan secara tradisional. Cara budidaya udang ini tidak memerlukan modal besar. Dan umumnya jenis udang yang dibudidayakan adalah jenis udang windu.

▪ Semi Intensif
Dalam sistem tambak semi intensif terdapat saluran air masuk dan keluar tambak, petak tambak, petak pembesaran udang dll.

▪ Modern
Untuk sistem tambak udang secara modern atau intensif tidak membutuhkan lahan tambak berukuran luas. Dengan lahan tambak berukuran kecil sudah dapat digunakan untuk memulai bisnis tambak udang dengan potensi hasil panen melimpah. Teknik budidaya udang secara modern sangat disukai saat ini karena mampu memberikan hasil panen yang melimpah. Namun demikian, modal yang dibutuhkan sangat besar.

4. Mempersiapkan tambak udang
Untuk konstruksi tambak udang harus memenuhi syarat-syarat utama antara lain mempunyai pintu air yang diberi saringan, tanggul atau penampung air sekaligus mencegah udang keluar dari tambak, papan pengarah pintu air,  dan lain sebagainya. Biaya pembuatan tambak udang tergantung luas dan sistem budidaya yang digunakan.

5. Pemilihan bibit udang atau benur
Pastikan anda membeli bibit udang yang unggul dan berkualitas baik. Dengan cara membelinya dari penjual terpercaya. Harga bibit udang saat ini sangat murah. Semakin tua benur maka semakin mahal harganya. Ukuran tambak bagi budidaya 300 ribu ekor udang sekitar satu hektare lebih.

6. Menyebarkan benih udang dan penanganan penyakit
Setelah benur atau benih udang ditebarkan dalam tambak pada sore atau pagi hari, selanjutnya yang harus diperhatikan adalah penanganan terhadap hama dan penyakit terhadap tambak udang. Baik berupa hama kompetitor maupun hama pemangsa. Seperti ular, katak, kakap, kura, kerapu, burung bangau, kepiting, serangga, siput, cacing, udang liar, ikan mujair dan lain-lain. Dengan berusaha menghilangkan seminimal mungkin berbagai jenis hama pada tambak udang akan menghantarkan bisnis tambak udang anda berhasil dan menguntungkan di masa mendatang.

7. Memberikan pakan alami
Untuk menumbuhkan pakan alami yang dibutuhkan oleh benur seperti jenis zooplankton dan diatome caranya adalah dengan menaburkan pupuk kimia atau organik seperti Urea, TSP dan NPK pada tambak udang. Kemudian hanya dalam satu minggu, pakan alami akan muncul ditandai dengan warna air tambak berubah menjadi kecoklatan.  

8. Mengolah udang
Harga jual udang menjadi sangat tinggi apabila anda bisa mengolahnya secara baik. Misalkan selain anda menjual udang segar tapi juga menjual udang olahan, udang kupas beku dan udang beku. Biasanya harga udang yang sudah diolah sebelumnya mempunyai harga jual lebih tinggi ketimbang udang mentah.

9. Mempunyai jaringan pemasaran
Hal ini sangat penting ketika masa panen maka anda bisa memasarkan udang melalui jalur pemasaran. Baik distribusi udang ke konsumen langsung, para pedagang keliling, para pedagang ikan di pasar tradisional, distribusi ke restoran, rumah makan dan lain sebagainya.

10. Menyiapkan proposal usaha tambak udang vanamei
Hal ini berguna untuk membiayai perluasan dan pengembangan bisnis tambak udang anda. Untuk membuka usaha tambak udang maka anda bisa membiayai sendiri dengan cara menggunakan tabungan sendiri, menjual, aset dll. Namun jika anda tak mempunyai tabungan dan aset maka sumber permodalan bisa anda dapatkan secara eksternal.

Pendek kata, jika anda kesulitan keuangan untuk membiayai bisnis tambak udang. Dikarenakan tidak mempunyai uang sepeser pun maka cara yang bisa anda tempuh adalah meminta bantuan modal usaha tambak udang ke berbagai sumber pendanaan. Baik itu kalangan swasta, pemerintah, perusahaan BUMN hingga perseorangan.

Sumber Modal Usaha Tambak Udang
Berikut ini sumber modal usaha tambak udang, antara lain:

▪ Lembaga Pemerintah
Pemerintah Indonesia berupaya keras untuk meningkatkan kesejahteraan para petambak udang di seluruh nusantara. Salah satunya melalui kementerian kelautan dan perikanan memberikan bantuan modal usaha gratis kepada para petambak udang. Adapun rincian bantuan modal usaha bisa berupa pelatihan budidaya udang secara gratis, bibit udang, peralatan bisnis tambak udang, bantuan dana hibah dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan modal usaha tambak udang secara gratis dari kementerian kelautan dan perikanan maka sobat terlebih dahulu harus membuat proposal usaha tambak udang yang berisi pendahuluan, latar belakang, prospek usaha, biaya modal yang dibutuhkan dan lain sebagainya. Akan lebih mudah lagi jika anda mengajukan proposal usaha tambak udang ke lembaga pemerintah atas nama kelompok petambak udang di daerah anda.Adapun cara membuat proposal usaha tambak udang, anda bisa melihat contohnya di internet. 

▪ Perusahaan BUMN dan Swasta
Sesuai keputusan menteri BUMN bahwa setiap perusahaan negara dan swasta harus memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu usaha warga sekitar. Misalkan jika ada usaha tambak udang di sekitar perusahaan tersebut yang dilakukan warga setempat maka perusahaan negara dan swasta itu harus membantunya dalam segi permodalan, pelatihan usaha, pemasaran dan lain sebagainya.

▪ Investor
Anda bisa pula menjalin kerjasama dengan pihak investor. Anda sebagai pengelola bisnis tambak udang. Sedangkan pihak investor hanya menanamkan saham uangnya untuk bisnis tambak udang. Porsi keuntungan dibagi secara adil sesuai kesepakan bersama sebelumnya di atas kertas bermaterai.